TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas PUPR Perkim terus mempercantik wajah kota dengan melakukan penataan lanjutan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Djoesoef Abdullah di Tideng Pale, Kecamatan Sesayap.
RTH yang berada di antara Jalan Perintis dan Jalan Inhutani ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga hingga rekreasi. Demi meningkatkan daya tarik dan kenyamanan, penataan kini difokuskan pada pembangunan siring yang akan menjadi pondasi hadirnya landmark bertuliskan Djoesoef Abdullah.
“Saat ini kami sedang mengerjakan siring dan akan ada penambahan bangunan di dalam kawasan RTH. Di atas siring itu nantinya akan dibuat landmark Djoesoef Abdullah,” ujar Kepala Dinas PUPR Perkim Tana Tidung, Hadi Aryanto.
Kawasan yang ditata tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar kurang lebih 100 meter – atau seluas empat hektare. Pengembangan dilakukan sesuai konsep awal RTH sebagai ruang publik multifungsi: rekreasi, olahraga, sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat.
Tak hanya itu, penataan juga menyasar area yang berada tidak jauh dari rumah jabatan Bupati Tana Tidung. Di sepanjang Jalan Inhutani akan dibangun taman tematik yang mencakup taman olahraga dan area bermain anak.
“Konsep RTH ini tematik, ada taman olahraga dan taman bermain anak. Jadi setelah siring dibangun, di atasnya akan kita buat taman, khususnya di arah rumah jabatan bupati. Area dari sana sampai ke depan Pendopo juga akan kita bersihkan,” tambah Hadi.
Dengan hadirnya landmark baru dan kawasan hijau yang lebih tertata, pemerintah berharap RTH Djoesoef Abdullah dapat menjadi ikon baru Tideng Pale sekaligus ruang publik yang lebih nyaman bagi warga Tana Tidung. (rdk)








