TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan memulai pembangunan masjid di Desa Tengku Dacing Kecamatan Tana Lia pada tahun 2026.
Proyek bernilai kurang lebih Rp9 miliar ini akan menggunakan skema tahun jamak (multiyears) dan ditargetkan rampung pada 2028.
Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Tana Tidung, Rico Ardianto, mengatakan pembangunan masjid tersebut merupakan salah satu program prestisius Bupati dan sejalan dengan visi daerah.
“Rencana Januari 2026 kami sudah mulai proses lelang. Karena multiyears, pengerjaan berlangsung 2026, 2027 sampai 2028,” ujarnya.
Rico mengakui akses menuju lokasi menjadi perhatian utama. Mobilisasi material ke Tengku Dacing diperkirakan membutuhkan pola khusus mengingat terbatasnya jalur darat.
“Permasalahan utama itu mobilisasi. Kita sedang simulasikan apakah lewat Luya dan memanfaatkan pelabuhan di sana. Mungkin nanti sistemnya tiga kali angkut: truk besar, lalu truk kecil, kemudian kendaraan roda tiga,” jelasnya.
Masjid yang akan dibangun memiliki ukuran 22,5 x 22,5 meter dengan lahan sekitar 50 meter, ke belakang hingga 36 meter lebar. Kapasitasnya diperkirakan dapat menampung sekitar 1.500 jemaah.
“Masyarakat kemarin diminta memilih konsep desain. Dari tiga pilihan minimalis, modern, dan gaya Arab akhirnya difinalkan sesuai keinginan masyarakat. Kearifan lokalnya tentu ada, apakah itu di pagarnya atau lainnya,” tambah Rico.
Pembangunan masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan menjadi ikon baru di wilayah Tengku Dacing. (*)
Skema Multiyears, Masjid Megah di Tengku Dacing Mulai Dibangun 2026







