oleh

2026,‎DPU PRKP Tana Tidung Review Desain Jalan Lama, Fokus Overlay Tideng Pale Timur-Simpang Selor

TANA TIDUNG – Sejumlah proyek pembangunan jalan strategis di Kabupaten Tana Tidung dipastikan akan tetap berjalan pada 2026. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Kawasan Permukiman (DPU PRKP), saat ini tengah menyiapkan tahap awal berupa review desain sebelum memasuki pelaksanaan multiyears.

‎Kabid Bina Marga DPU PRKP Tana Tidung, Punjul Sidi Waluyo, mengungkapkan perencanaan saat ini sudah berusia lebih dari lima tahun. Karena itu, peninjauan kembali diperlukan agar pekerjaan yang akan dimulai tidak melenceng dari kebutuhan lapangan.
‎“Untuk tahap awal kami mungkin direview desain dulu. Perencanaannya sudah lama, jadi harus disesuaikan supaya mendukung paket-paket rencana multiyears,” jelasnya.

‎Beberapa jalan yang menjadi prioritas overlay di antaranya mulai dari Tideng Pale Timur sampai Simpang Selor (Pelabuhan Nusantara), Seludau – Simpangan Adindo. ‎Di titik-titik tersebut, pemerintah menargetkan penyelesaian jalur dua, khususnya bagi ruas yang selama ini hanya beraspal satu sisi. Punjul menambahkan, reposisi prioritas juga difokuskan ke overlay. Sebab, banyak ruas jalan di Tana Tidung yang baru memiliki satu lapis aspal dan telah menunjukkan kerusakan.
‎“Kami masih fokus overlay. Jalan itu kan baru satu lapis dan banyak yang retak, jadi penguatan struktur dulu daripada langsung ke trotoar,” tegasnya.

Pada tahun yang sama, Tana Tidung juga akan mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 10 miliar. Dana ini digunakan untuk penanganan sekitar 1,5 kilometer ruas Jalan Bebatu.
“Mudah-mudahan tidak kena efisiensi lagi, tidak dipotong. Tahun depan kita dapat Rp 10 miliar untuk penanganan itu,” kata Punjul.

‎Meski sejumlah rencana telah disusun, Punjul menegaskan bahwa keputusan final tetap berada di tangan pimpinan daerah. Termasuk kemungkinan adanya penyesuaian atau pemangkasan anggaran.
‎“Masih ranah kebijakan pimpinan. Kita menunggu keputusan akhir soal alokasi anggaran Multiyears yang masih dibahas eksekutif dan yudikatif,,” ujarnya.

‎Dengan berbagai program tersebut, Pemkab Tana Tidung berharap konektivitas wilayah semakin membaik dan mampu mendorong mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. (rdk)