TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPUPRKP) terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur jalan di daerah. Salah satunya melalui optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) sawit dan dukungan program multi-years.
Kabid Bina Marga DPUPRKP Tana Tidung, Punjul Sidi Waluyo, menjelaskan bahwa pihaknya memperoleh DBH sawit sekitar Rp1,5 miliar.
Anggaran tersebut diproyeksikan untuk peningkatan akses jalan dengan capaian pekerjaan sekitar 200 meter.
“Kalau dikerjakan dengan DBH sawit yang ada, ya dapat sekitar 200 meter. Makanya disupport juga dengan program multi-years agar penanganannya bisa lebih luas,” jelas Punjul.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan ruas hingga Simpang seputuk, yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan akses antar-kampung.
“Minimal sampai Simpang Seputuk bisa kita tuntas. Kita carikan skema yang tepat supaya jalan-jalan ini bisa tuntas semua. Harapannya bantuan APBN juga bisa ikut menopang, biar percepatan pembangunan ini sejalan,” katanya.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mencari alternatif pendanaan, termasuk melalui koordinasi dengan pusat, agar pembangunan infrastruktur tidak berjalan stagnan.
“Yang penting bertahap, tapi pasti. Targetnya masyarakat bisa menikmati jalan yang layak dan konektivitas antarwilayah semakin baik,” pungkasnya. (rdk)
DPUPRKP Tana Tidung Genjot Pembenahan Jalan: Andalkan DBH Sawit dan Skema Multi-Years













