TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mempercepat upaya swasembada pangan melalui Gerakan Tanam Serentak yang dipusatkan di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan, Kamis (12/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, gerakan tanam serentak tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, untuk wilayah Bulungan, pelaksanaan tanam serentak dilakukan di dua lokasi utama, yakni Desa Salimbatu dan Desa Tanjung Buka.
“Di Desa Salimbatu, melalui Brigade Pangan Budaya KK, luas lahan mencapai sekitar 211,87 hektare, dengan luas tanam sekitar 17 hektare dan yang sudah ditanami kurang lebih 24 hektare,” jelasnya.
Sementara itu, lanjut Syarwani, di Tanjung Buka kegiatan dilakukan oleh Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan.
“Luas lahan di Tanjung Buka sekitar 97,95 hektare, dengan luas tanam 6 hektare dan yang sudah ditanami juga sekitar 6 hektare,” ungkapnya.
Menurutnya, program CSR di Bulungan pada tahun 2025 memiliki total luas mencapai 808 hektare. Dari jumlah tersebut, saat ini sekitar 120 hektare telah berhasil ditanami.
“Ini menunjukkan progres yang cukup baik, meskipun masih perlu terus kita dorong agar seluruh lahan dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda hingga masyarakat petani menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Kolaborasi ini sangat penting agar program cetak sawah rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Syarwani berharap, melalui gerakan tanam serentak ini, produksi pangan di Bulungan dapat meningkat signifikan sekaligus memperkuat peran daerah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.
“Kami optimistis, dengan kerja bersama dan konsistensi, Bulungan mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan swasembada pangan,” pungkasnya. (adv)













