TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mendorong pembangunan inklusif. Bupati Bulungan, Syarwani, resmi meluncurkan program Hobi Tengidi (Hotel Bulungan Inklusif Tempat Menginap Disabilitas) di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Selasa (17/3).
Peluncuran program ini dirangkai dengan sosialisasi Bulungan Sejahtera Bersama (BSB) dan Bulungan Inklusif Ramah Disabilitas (BIRD), penyerahan kartu disabilitas kepada penyandang disabilitas, serta kegiatan buka puasa bersama.
Launching ditandai dengan sosialisasi program oleh Ketua Yayasan Faqih Hasan Centre serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antar Pemda Bulungan dengan pemilik hotel di Bulungan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan fasilitas penginapan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Ramadan inklusif tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah harus memberikan ruang yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan di Bulungan harus inklusif, memberikan kesempatan yang sama bagi semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Hobi Tengidi diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas layanan publik, khususnya sektor perhotelan, sehingga lebih ramah dan nyaman bagi penyandang disabilitas.
“Ini langkah konkret untuk memastikan semua masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Syarwani juga menyoroti peran BSB sebagai wadah bagi pelaku usaha lokal untuk saling bersinergi.
“BSB menjadi ruang kolaborasi bagi pengusaha dan pedagang untuk memperkuat ekonomi daerah secara bersama-sama,” katanya.
Sementara itu, kolaborasi dengan BIRD dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong kesetaraan sosial.
“Program ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi,” pungkasnya. (adv)








