TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui integrasi perencanaan dan penganggaran lintas sektor. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Pra Musrenbang Tematik Stunting yang digelar di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati, Senin (30/3).
Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Bulungan, Syarwani didampingi Wabup Bulungan Kilat serta Sekda Bulungan, H Risdianto. Forum tersebut diikuti perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga nonpemerintah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Pra Musrenbang Tematik ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang menekankan pendekatan konvergensi, yakni keterpaduan program lintas sektor yang menyasar keluarga berisiko stunting.
Selain itu, kegiatan juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/1685/Bangda tentang Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting.
Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, forum ini menjadi momentum penting dalam menyusun rencana pembangunan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan. “Pra Musrenbang ini menjadi komitmen bersama untuk menyusun program yang tepat sasaran melalui sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Bulungan. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada keselarasan perencanaan dan penganggaran yang dilakukan secara terintegrasi.
“Dalam Pra Musrenbang ini saya berharap ada upaya-upaya atau ide-ide brilian yang muncul, yang nantinya bisa kita sinergikan dengan program lintas sektor sehingga tepat sasaran dan berkelanjutan,” pesannya.
Pemda Bulungan menilai, penguatan integrasi perencanaan dan penganggaran menjadi kunci agar seluruh intervensi stunting berjalan efektif.
“Dengan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan target penurunan stunting dapat tercapai secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya. (adv)













