oleh

46 Burung Dilepasliarkan di Bundayati, Bupati Tegaskan Stop Perburuan Liar

TANJUNG SELOR – Upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Bulungan terus diperkuat. Sebanyak 46 ekor burung hasil sitaan dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan Kebun Raya Bundayati, Rabu (1/4).

Pelepasliaran satwa tersebut disaksikan langsung Bupati Bulungan, Syarwani, didampingi Sekretaris Daerah Risdianto, serta melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti BKSDA Kaltara, Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Wilker Bandara Juwata, dan UPTD KPH Bulungan.

banner 728x90

Dalam kesempatan itu, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati di Bulungan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan pelepasliaran satwa ini. Diharapkan dapat menambah koleksi satwa di kawasan Kebun Raya Bundayati,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelepasliaran ini tidak hanya menjadi simbol konservasi, tetapi juga langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Menurutnya, keberadaan satwa liar memiliki peran penting dalam menjaga kelangsungan lingkungan hidup.

“Langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkaya keanekaragaman satwa di wilayah kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syarwani mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perburuan liar, khususnya terhadap satwa yang dilindungi. Ia menilai, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perburuan, terutama terhadap satwa yang dilindungi, untuk menjaga ekosistem tetap seimbang,” katanya.

Adapun 46 burung yang dilepasliarkan merupakan hasil sitaan BKSDA Kaltara, terdiri dari berbagai jenis, di antaranya pleci, kepodang hutan, tali mayit, cililin, dan kapas tembak. Pelepasliaran ini diharapkan dapat mendukung pemulihan populasi satwa liar di habitat aslinya.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran Kebun Raya Bundayati sebagai pusat konservasi, edukasi, dan penelitian di Kabupaten Bulungan.

“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam,” pungkasnya. (adv)