oleh

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Nunukan Periksa Ketat WNA di Kapal Asing

NUNUKAN – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di wilayah perairan perbatasan melalui pemeriksaan menyeluruh di sejumlah kapal asing dalam Operasi Wirawaspada 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan keimigrasian sekaligus mencegah potensi pelanggaran seperti keberadaan WNA ilegal dan penyelundupan manusia.

Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Fredy, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap dokumen keimigrasian para awak kapal, tetapi juga mencakup pengecekan fisik di setiap bagian kapal.

banner 728x90

“Dalam operasi ini, kami melakukan pemeriksaan secara ketat, termasuk menelusuri seluruh ruangan kapal untuk memastikan tidak ada awak yang tidak terdaftar dalam manifes kapal,” tegasnya.

Menurut Fredy, langkah tersebut penting untuk mencegah potensi pelanggaran keimigrasian, seperti keberadaan orang asing ilegal maupun praktik penyelundupan manusia yang dapat merugikan negara.

Ia menegaskan bahwa wilayah perairan Nunukan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan pengawasan intensif dan berkelanjutan.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas Inteldakim juga memberikan sosialisasi kepada awak kapal dan pihak terkait mengenai kewajiban pelaporan keberadaan orang asing kepada Kantor Imigrasi setempat.

“Kami juga mengedukasi pihak kapal agar aktif melaporkan keberadaan orang asing sesuai dengan ketentuan yang berlaku di wilayah hukum Indonesia. Hal ini penting sebagai bentuk sinergi dalam pengawasan keimigrasian,” bebernya.

Melalui Operasi Wirawaspada, Kantor Imigrasi Nunukan berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan keimigrasian.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan tertib, khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi pintu masuk strategis bagi mobilitas orang asing,” tutupnya. (*)