oleh

Rakor Percepatan Pembangunan Perbatasan Nunukan 2026, Dorong Transformasi Jadi New Economic HUB

NUNUKAN – Semangat percepatan pembangunan kawasan perbatasan tampak kuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan Kabupaten Nunukan Tahun 2026 yang digelar di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai pemerintah desa, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Rakor ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan wilayah perbatasan yang lebih maju, terintegrasi, dan berkelanjutan.

banner 728x90

Mengusung tema ‘Penguatan Transformasi Nunukan Menuju New Economic HUB’, rakor difokuskan pada upaya mempercepat pembangunan kawasan perbatasan sekaligus memperkuat posisi Nunukan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia.

Sejumlah narasumber nasional turut hadir memberikan pemaparan strategis, di antaranya dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM), serta sejumlah pemateri lainnya. Para peserta mendapatkan wawasan mengenai arah kebijakan pembangunan kawasan perbatasan, penguatan konektivitas wilayah, hingga strategi pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Karena itu, keterlibatan pemerintah desa dan kecamatan dinilai penting agar setiap program yang dirancang benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antar seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi Kabupaten Nunukan menjadi New Economic HUB yang mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus mempercepat kesejahteraan masyarakat perbatasan. (adv)