oleh

Pastikan Data Akurat, BPPD Nunukan Verifikasi Rumah Tak Layak Huni di Sebatik Timur

NUNUKAN – Upaya memastikan bantuan rumah layak huni tepat sasaran terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan, Roby Nahak Serang, S.H., turun langsung melakukan verifikasi dan validasi (verivali) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur, Jumat (19/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Roby didampingi Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., bersama jajaran pemerintah kecamatan meninjau sejumlah rumah warga yang diusulkan sebagai penerima bantuan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan sesuai dengan data yang diajukan.

banner 728x90

Dari hasil verifikasi lapangan, ditemukan sejumlah rumah dalam kondisi rusak berat dan tidak lagi memenuhi standar kelayakan, baik dari aspek keselamatan maupun kesehatan penghuni.

Roby menegaskan, verifikasi secara langsung menjadi tahapan penting agar bantuan rumah layak huni benar-benar diterima masyarakat yang berhak. “Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan data penerima bantuan akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, menyatakan dukungan penuh terhadap proses verifikasi tersebut. Menurutnya, pemerintah kecamatan siap mendampingi seluruh tahapan serta menyiapkan data pendukung agar proses penetapan calon penerima bantuan berjalan objektif dan transparan.

“Kami siap mendukung proses verifikasi agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan. Melalui pencocokan data secara langsung di lapangan, pemerintah berharap penyaluran bantuan RTLH dapat berlangsung lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. (adv)