TANA TIDUNG -Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus mengawasi jalannya pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem).
Bupati Ibrahim Ali bersama Wakil Bupati Sabri, Sekda Herson, dan Kepala Dinas PUPRKP H. Hadi Aryanto serta beberapa kepala OPD dan Dandim turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi ke sejumlah titik pembangunan, seperti gedung kantor Bupati, gedung DPRD, jalan lingkar, hingga auditorium pendidikan, Rabu (1/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan agar seluruh pekerjaan konstruksi dipastikan selesai sesuai kontrak kerja yang berakhir pada Desember 2025.
“Kontraknya habis Desember, jadi pekerjaan pun harus tuntas sebelum itu. Tadi saya sudah bicara langsung dengan Kadis PU dan kontraktor, mereka siap menambah jam kerja bahkan sampai malam untuk mengejar target,” jelas Ibrahim Ali.
Menurut laporan, progres pembangunan saat ini rata-rata sudah melampaui 30 persen, bahkan ada yang mencapai 50 persen.
Meski terdapat deviasi kecil sekitar 2–3 persen, Bupati optimistis hal tersebut dapat ditutup dengan tambahan tenaga dan peralatan di lapangan.
Ia juga menekankan agar kendala cuaca tidak dijadikan alasan keterlambatan. Intensitas hujan yang meningkat menjelang akhir tahun justru harus diantisipasi dengan strategi percepatan.
“Pengawas tidak boleh longgar. Kalau siang turun hujan, malam tetap harus kerja. Jangan sampai jadwal mundur hanya karena faktor cuaca,” tegasnya lagi.
Bupati menargetkan Agustus 2026 kawasan Puspem sudah bisa ditempati. Gedung utama akan menjadi pusat aktivitas Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, sementara gedung A dan B diproyeksikan untuk asisten serta beberapa OPD.
Ia menambahkan, pada 2026 fokus pekerjaan hanya tinggal tahap penyelesaian interior, penataan kawasan (landscape), serta peningkatan jalan aspal.
Pembangunan Puspem sendiri, kata Ibrahim Ali, merupakan salah satu program prioritas yang masuk dalam visi-misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati.
“Alhamdulillah saya puas melihat progresnya. Pekerjaan ini sudah kita kawal sejak pembebasan lahan. InsyaAllah di 2026 Tana Tidung sudah memiliki pusat pemerintahan yang representatif,” pungkasnya. (rdk)
Bupati Ibrahim Ali Tinjau Puspem: Proyek Harus Rampung Tepat Waktu







