oleh

Konsep Modern, Puspem Gunakan Kabel Listrik Bawah Tanah dan Ornamen Lokal

TANA TIDUNG – Pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tana Tidung terus dikerjakan dengan mengusung konsep modern sekaligus ramah lingkungan.

‎Kepala Dinas PUPR-Perkim Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, mengatakan desain kawasan puspem dirancang agar terlihat rapi dan tertata, dengan seluruh jaringan utilitas dipasang di bawah tanah.
‎“Seluruh instalasi listrik, jaringan telekomunikasi, hingga pipa air kami desain berada di bawah tanah. Jadi nanti tidak ada lagi kabel-kabel bergelantungan. Semua rapi di bawah tanah agar tampilan kawasan puspem lebih tertata dan bersih,” ujar Hadi.

‎Selain memperhatikan estetika, kawasan puspem juga diproyeksikan aman dari ancaman banjir. Menurut Hadi, pihaknya telah melakukan kajian pengendalian banjir yang menghasilkan tiga outlet pembuangan air utama.
‎“Tiga outlet itu terhubung ke Sungai Sebawang, Sungai Kasai, dan Sungai Seludau. Ini untuk memastikan air hujan dapat tertangani dengan baik dan tidak mengganggu aktivitas di kawasan puspem,” jelasnya.

‎Untuk pemasangan ornamen di  gedung utama kini memasuki tahap penyelesaian. Ditargetkan seluruh pengerjaan selesai tahun ini, mencakup Gedung A, Gedung B, dan kantor DPRD.

‎Hadi menambahkan, ornamen pada bangunan-bangunan utama juga tengah dipasang dengan mengedepankan nilai budaya lokal.
‎“Ornamen gedung menggunakan motif khas Tidung dan dibuat dari bahan tembaga. Ini bentuk penghargaan terhadap kearifan lokal sekaligus menjadi  ikon puspem,” ujarnya.

‎Pemerintah daerah menargetkan kawasan puspem dapat berfungsi optimal pada 2026. Diharapkan, keberadaan pusat pemerintahan baru ini tidak hanya memperlancar pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Tana Tidung. (rdk)