oleh

Bulungan Belajar ke Jember, Pemkab Siapkan Pengembangan Kopi dan Kakao Berbasis Riset

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus memperkuat sektor perkebunan sebagai motor penggerak ekonomi desa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperdalam strategi pengembangan komoditas unggulan melalui studi ke lembaga riset nasional.

Wakil Bupati (Wabup) Bulungan Kilat mengatakan, Pemkab Bulungan telah melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Jember, Jawa Timur untuk mempelajari pengembangan kopi dan kakao berbasis riset dan teknologi.

banner 728x90

“Kunjungan ini kami lakukan untuk memperkaya referensi sekaligus memperkuat strategi pengembangan kopi dan kakao di Bulungan agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Kilat, Rabu (4/3)

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Bulungan yang terdiri dari jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan serta Kepala Desa Long Buang mendapatkan pemaparan menyeluruh mengenai inovasi di sektor perkebunan.

Mulai dari pengembangan varietas unggul, teknik budidaya modern, pengendalian hama terpadu, hingga pengolahan pascapanen yang berorientasi pada peningkatan mutu dan nilai tambah produk.
“Kami memperoleh banyak masukan tentang bagaimana komoditas kopi dan kakao dapat dikelola dari hulu hingga hilir secara terintegrasi,” kata Kilat.

Menurutnya, pengembangan komoditas perkebunan tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan luas lahan tanam. Lebih dari itu, kualitas produksi dan akses pasar juga harus diperkuat agar produk perkebunan mampu bersaing.

“Kita ingin petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah melalui proses hilirisasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus rujukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pengembangan komoditas kopi dan kakao di Bulungan, termasuk di wilayah pedalaman yang memiliki potensi agroklimat yang mendukung.

“Harapannya pengembangan kopi dan kakao ini benar-benar berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Melalui studi komparatif tersebut, Pemkab Bulungan optimistis sektor perkebunan kopi dan kakao dapat tumbuh lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

“Iya, kami optimistis sektor perkebunan bisa menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi di Bulungan,” pungkasnya. (adv)