TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan pemberantasan korupsi sejak usia dini. Hal itu ditunjukkan dengan keikutsertaan Bupati Bulungan, Syarwani bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah dalam rapat koordinasi nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (11/5).
Rakor yang berlangsung secara virtual di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati Bulungan itu membahas langkah konkret pengendalian inflasi daerah sekaligus peluncuran buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi untuk jenjang pendidikan dasar.
Kegiatan dipimpin langsung Wakil Menteri Dalam Negeri bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, serta Ketua KPK, Setyo Budiyanto.
Dalam arahannya, Wamendagri menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda agar memiliki integritas, disiplin, dan tanggung jawab sejak dini.
“Dan kita harus menanamkan nilai-nilai kejujuran, kemudian tanggung jawab, dan disiplin sejak usia dini, khususnya sejak masa PAUD dan Sekolah Dasar,” ujarnya dalam rakor tersebut.
Ia menilai pembentukan karakter sejak usia dini menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi yang mampu menjauhi perilaku koruptif di masa depan. Menurutnya, pendidikan antikorupsi bukan hanya sebatas teori, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui budaya disiplin dan kejujuran.
Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam membangun budaya antikorupsi yang kuat di lingkungan masyarakat.
Selain isu pendidikan antikorupsi, rakor juga membahas pengendalian inflasi daerah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Pemerintah daerah diminta terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga bahan pokok dan daya beli masyarakat.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyatakan Pemkab Bulungan siap mendukung implementasi pendidikan antikorupsi di daerah, termasuk melalui penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Menurutnya, upaya membangun budaya integritas harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat agar nilai-nilai kejujuran dapat tertanam kuat dalam kehidupan generasi muda.
“Pendidikan karakter menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, penguatan nilai integritas dan kedisiplinan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemkab Bulungan juga terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui koordinasi antarinstansi dan pemantauan kebutuhan pokok masyarakat guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui rakor nasional tersebut, Pemkab Bulungan berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, baik dalam pengendalian inflasi maupun membangun generasi yang berkarakter, berintegritas, dan bebas dari budaya korupsi.
“Harapannya, pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi program formal, tetapi benar-benar menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat,” pungkasnya. (adv)








