oleh

DPRD Kaltara Apresiasi LKPJ Gubernur, Indikator Makro Kaltara Membaik, IPM Tembus Kategori Tinggi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mencatat sejumlah capaian positif dalam indikator makro daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025. Dalam penyampaian LKPJ Gubernur pada Rapat Paripurna DPRD Kaltara, terungkap bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltara mencapai 74,04 atau meningkat 0,63 poin dibanding tahun sebelumnya, sehingga masuk kategori tinggi.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat stabil di angka 4,56 persen. Kondisi ini turut mendorong peningkatan pendapatan per kapita masyarakat yang mencapai Rp208,21 juta.

banner 728x90

Pemprov Kaltara juga berhasil menekan angka pengangguran terbuka menjadi 3,85 persen, serta menjaga tingkat kemiskinan tetap rendah di angka 5,54 persen. Upaya peningkatan pelayanan dasar terus dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia dan penerapan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Jumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kaltara meningkat menjadi 6.109 orang, didominasi oleh penambahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada sektor strategis seperti pendidikan dan kesehatan guna menjangkau pelayanan hingga wilayah pelosok.

Capaian ini diharapkan menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara ke depan.

Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, SE., M.Si., yang memimpin langsung jalannya rapat, memberikan catatan positif sekaligus menekankan fungsi pengawasan legislatif terhadap capaian-capaian yang dipaparkan pemerintah daerah.

​​Achmad Djufrie menyambut baik peningkatan signifikan pada sejumlah indikator makro, terutama Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini mencapai angka 74,04.

​”Kita mengapresiasi kerja keras pemerintah provinsi yang berhasil membawa IPM kita masuk kategori tinggi. Peningkatan 0,63 poin ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan membaiknya kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat di Bumi Benuanta,” tutupnya. (adv)