TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie menghadiri Welcome Dinner Cross Regional Blue Economy Initiative Kalimantan Utara (Indonesia)–Sabah (Malaysia) yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (7/4).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan ini menjadi bagian dari kunjungan persahabatan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Negeri Sabah.
Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen kedua wilayah dalam memperkuat kerja sama pengelolaan potensi maritim melalui pendekatan ekonomi biru.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, turut menyambut langsung rombongan delegasi dari Sabah.
Kehadiran jajaran Forkopimda Kaltara semakin mempertegas keseriusan daerah dalam membangun sinergi lintas wilayah.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie menyampaikan, DPRD sebagai lembaga legislatif mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam memperluas kerja sama strategis, khususnya yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kerja sama lintas wilayah seperti ini sangat penting, tidak hanya dalam konteks hubungan persahabatan, tetapi juga sebagai langkah konkret mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi maritim,” ujarnya.
Ia mengatakan DPRD Kaltara akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran untuk memastikan setiap inisiatif kerja sama dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat.
“Kami di DPRD tentu akan mendukung dari sisi kebijakan, sekaligus memastikan program yang dijalankan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat serta berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara dalam sambutannya, Gubernur Zainal A. Paliwang menekankan bahwa Kaltara dan Sabah memiliki kedekatan geografis dan historis, terutama pada ekosistem pesisir yang saling terhubung.
Melalui konsep ekonomi biru, kerja sama ini diarahkan pada pembangunan berbasis kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari kalangan diplomatik dan akademik yang turut memperkuat dimensi kerja sama internasional dalam pengembangan ekonomi biru di kawasan perbatasan. (adv)














